Langsung ke konten utama

Surat untuk pahlawanku


oleh: Hamid_kafa




Dear pahlawanku
Hampi ¾ tahun sudah negeri ini merdeka
Yang kau perjuangkan penu simbah darah dan luka
Darahmu bagai tembaga, akalmu bagai logam mulia, hatimu berkilau permata
Kau korbankan demi negri tercinta
Demi terwujudnya kata merdeka!!!

Dear pahlawanku
Terimakasih dari kami anak cucumu
Yang hanya bisa berucap doa dan bermangu
Menikmati cerita heroikmu di masa itu
Seraya menerawang kelangit yang masih saja biru
Mungkin kami takkan mampu
Jika diberi hidup seperti zamanmu
Desing peluru kau anggap hujan debu
Kau tampik hanya dengan tajam runcing bambu
Tanpa iba dan juga ragu
Sembari berteriak dan bereru
Ini indonesiku enyah kau dari bumi pertiwiku 

Dear pahalawanku
Hanya lewat seuntai doa ku balas jasa
Semoga kau nyaman di alam sana
Semoga Tuhan memberimu singgasana
Semoga kau tak meliht kisah duka
Di negri yang kataya surga
Surga bagi yang bertahta
Neraka bagi sang jelata
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KORDA IIQ ANNUR YOGYAKARTA (Sosialisasi korda 2017)

CINTA TANAH AIR

                               Saat penulis sebagai pelajar, penulis ingin melakukan sesuatu yang terbaik untuk bangsa, Belajar adalah nomor satu, tapi saat penulis duduk di bangku SMA, penulis lebih aktif di organisasi, walaupun orang tua penulis melarang,agar penulis tidak terlalu aktif diorganisasi, tapi penulis tetap kekeh untuk aktif diorganisasi. Alasannya sederhana, karena kegiatan berorganisasi akan memberi manfaat yang banyak bagi masa depan penulis.                 Menurut penulis kita sebagai pelajar harus bisa memberikan yang terbaik untuk tanah airnya. Paling tidak bagi sekolah dan keluarga. Dan penulis mendapatkan hikmah dalam berorganisasi tentang disiplin dan cinta tanah air.           ...

Pahlawan

Oleh: Muhamad Jamaludin Pah-la-wan orang yang menonjol karena keberaniaan dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mereka yang memiliki semangat juang untuk merebut integritas bangsa ini baik pra-kemerdekaan atau pasca- kemerdekaan yang kita kenal dengan pahlawan reformasi. 10 november 1945 ini lah titik puncak perlawanan masyarakat yang sadar akan penindasan dari kaum imperium yang haus akan kekuasaan dan kekayaan, serta kejayaan, berhasil membunuh jendral Mellaby di tanah Surabaya. Ini adalah salah satu bukti semangat pantang mundurnya pribumi ini dengan hanya bersenjatakan bambu runcing dan keyakinan kokoh pada Dzat yang memiliki kekuasaan diatas kekuasaan yang ada di dunia ini dengan tekad sabilillah yang kita punya. Ulama tidak memperhatikan pergumulan kekuasaan kursi eksekutif dengan kementeriannya, dan legislatif dengan BP KNIP serta kementerian keamanan rakyat sepeti yang diperagakan oleh pemimpin ...