Langsung ke konten utama

KORDA IIQ ANNUR YOGYAKARTA (Sosialisasi korda 2017)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hakikat Keberadaan

oleh: Muhamad Jamaludin Sesuatu keberadaan itu berawal dari sebuah ketiadaan, namun sesuatu ketiadaan itu bisan kita ketahui melalu keberadaan itu, right. Seperti sebuah koin yang dua belah pihak itu saling berdampingan. Lalu pertanyaannya tidak berhenti disitu, apakah keberadaan itu dan apakah ketiadaan itu?. Orang-orang yang memiliki faham ateisme dan materialistis menjadikan pandangan ini untuk mengingkari keberadaan Tuhan, karena jika sesuatu yang tidak berawal itu terjadi memang sendirinya. Sahabatku, yang jadi pembahasan kita kali ini bukan mengenai perdebatan antara teologi dengan ateisme, yang jadi pembahasan disini adalah bagaimana kita memahami keberadaan kita, terlebih sebagai seorang akademisi, aktivis, atau bahkan pragmatis. Entah diamana pun kita tetepi sejatinya kita tidak memahami bagaimana eksistensi kita sebagai manusia, right. Sebagai mahasiswa misalnya, kita selalu menuntut pelayanan kampus yang memuaskan hati kita, tetepi kita lupa eksistensi kita sebagai mah...

Surat untuk pahlawanku

oleh: Hamid_kafa Dear pahlawanku Hampi ¾ tahun sudah negeri ini merdeka Yang kau perjuangkan penu simbah darah dan luka Darahmu bagai tembaga, akalmu bagai logam mulia, hatimu berkilau permata Kau korbankan demi negri tercinta Demi terwujudnya kata merdeka!!! Dear pahlawanku Terimakasih dari kami anak cucumu Yang hanya bisa berucap doa dan bermangu Menikmati cerita heroikmu di masa itu Seraya menerawang kelangit yang masih saja biru Mungkin kami takkan mampu Jika diberi hidup seperti zamanmu Desing peluru kau anggap hujan debu Kau tampik hanya dengan tajam runcing bambu Tanpa iba dan juga ragu Sembari berteriak dan bereru Ini indonesiku enyah kau dari bumi pertiwiku  Dear pahalawanku Hanya lewat seuntai doa ku balas jasa Semoga kau nyaman di alam sana Semoga Tuhan memberimu singgasana Semoga kau tak meliht kisah duka Di negri yang kataya surga Surga bagi yang bertahta Neraka bagi sang jelata